apa itu :Electrical Capacitance Volume Tomography (ECVT)

706
BERBAGI

Yogyakarta, Sumawa.Com I C-Tech Labs Edwar Technology Indonesia
perkenalkan desain terbaru sistem akuisisi data (data acquisition
system/DAS) yang memiliki kecepatan 0,5 ms (1/2000 detik) untuk 8 channel dalam
memindai seluruh bagian otak manusia.
Desain baru ini diklaim menjadi sistem akuisisi data tercepat di dunia.
Desain ini menyabet penghargaan Best Paper Award dalam The Electrical
Engineering,Computer Science, and Informatics (EECSI) Conference yang
diselenggarakan oleh Institute of
Advanced Engineering and Science (IAES), Rabu-Kamis (20-21/08), di
Royal Ambarukmo Hotel,Yogyakarta.
Konferensi ini diikuti lebih dari 140 ilmuan dari Swiss, Malaysia, Singapore dan
Indonesia.Dengan kecepatan tinggi, ECVT dapat dengan mudah memindai
aktivitas pikiran bawah sadar manusia dengan frekuensi hingga 200 Hz.”
Kata CEO CTech Labs Edwar Technology, Dr. Warsito P Taruno.
Ia juga menambahkan bahwa desain sistem akuisisi data ECVT terbaru ini
akan digunakan untuk menangkap seluruh aktivitas otak manusia dalam
penelitian antarmuka otak manusia dan mesin dikombinasikan dengan
chaos computing otak bekerja sama dengan Universitas Kyoto, Jepang.
Penelitian ini akan menciptakan kode aktivitas otak manusia secara
digital yang dapat digunakan untuk mempelajari lebih lanjut bagaimana
otak manusia berfungsi. Di masa depan, penelitian ini membuka
kemungkinan menciptakan alat komunikasi dari otak ke mesin dan otak ke
otak manusia.
Desain sistem akuisisi data ECVT terbaru ini menjadi penemuan terbaik
dalam konferensi EECSI di Yogyakarta pekan lalu. Konferensi ini
menjadi forum teknis dan diskusi para peneliti di bidang listrik,
elektronik, instrumentasi, teknik telekomunikasi, ilmu komputer, dan
informatika.
Konferensi ini bertujuan untuk membawa para peneliti, akademisi,
ilmuwan, mahasiswa, insinyur dan praktisi untuk berpartisipasi dan
mempresentasikan hasil penelitian terbaru, perkembangan, dan aplikasi
yang diciptakan oleh para peneliti di seluruh dunia.
Sepuluh tahun sejak awal diciptakan, pengembangan dan penerapan ECVT
hingga saat ini masih dilakukan dan mendapatkan perhatian besar dari
banyak peneliti di berbagai bidang di seluruh penjuru dunia. Teknologi
ini telah melahirkan ratusan lulusan dari universitas dalam dan luar
negeri.
ECVT yang dikembangkan oleh Warsito dkk (IEEE Sensors Journal, 2007) secara
revolusioner telah mengubah teknik pencitraan tomografi klasik yang hanya dapat
memperlihatkan potongan gambar dua dimensi.
Menjadi penemuan yang sangat fenomenal di bidang tomografi, teknologi
yang pertama kali dikembangkan di Ohio State University ini telah
digunakan oleh Bobcock and Wilcox Company, Departemen Energi Amerika
Serikat, dan NASA.(s2_