Walikota Keluhkan Musholla di Mall Tak Layak

568
BERBAGI

Medan, Suamwa.com Walikota Medan, Dzulmi Eldin mengelurhakn tentang musholla yang ada di mal di Kota Medan yang tidak layak.

Untuk itu, ia mendesak pengelola gedung di mall di Kota Medan untuk menempatkan tempat ibadah yang lebih representatif.

“Ada salah satu mal di Kota Medan yang pempatan mushollanya tidak layak. Ini menjadi keluhan pengunjung yang akan beribadah. Masa mal begitu megah, sementara mushollanya begitu. Ini sudah diberitahukan, tetapi pihak pengelola sampai saat ini belum juga menjadi perhatian mereka,” katanya kepada para pengurus Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia Sumatera Utara (DPD APPBI Sumut), Selasa (3/3/2015).

Ia juga meminta agar pengelola pusat perbelanjaan atau mal memberi perhatian serius terhadap fasilitas musholla. Dirinya berharap penempatan sarana ini benar-benar di lokasi yang representatif dan nyaman.

“Selain soal musholla, para pengelola pusat perbelanjaan atau mal di Kota Medan agar mengawasi siswa yang berkunjung. Pengelola harus memberi edukasi kepada para siswa sehingga mereka tidak mangkal dan bermain game saat jam belajar,” ungkapnya.

Sekretaris APPBI Sumut Heri Zulkarnaen menyatakan sepakat musala di pusat perbelanjaan harus representatif. Dia meminta Wali Kota Medan segera membuat surat edaran mengenai fasilitas itu.

Sementara aturan melarang siswa sekolah berada di mal atau pusat perbelanjaan sudah ada. Mereka seharusnya tidak diperbolehkan masuk pada saat jam sekolah, kecuali didampingi orang tuanya atau guru.

“Kami dari APPBI juga berharap agar Pemkot Medan bisa bekerja sama dengan mal. Pembangunan mal atau pusat perbelanjaan harus disebar ke pinggiran, jangan bertumpu di inti kota. Selain menghindari persaingan juga dapat mengurangi kemacetan di inti kota, “ pungkasnya. (Sw-01)