JALAN MERUPAKAN NADI MASYARAKAT

413
BERBAGI

SAROLANGUN, SUMAWA.COM – Pemerintah pada saat ini sedang gencar-gencarnya mencanangkan program pemerataan pembangunan dari tingkat pusat sampai ke tingkat pedesaan. Terbukti dari banyaknya terbangun baik itu infrastruktur jalan provinsi maupun jalan kabupaten serta bangunan-bangunan pemerintah seperti puskesmas, kantor camat dan lain sebagainya.Namun hal ini kenyataannya program pemerataan pembangunan ini belum maksimal berjalan sampai ke tingkat desa, ntah apa ssebabnya. tampak di jernang baru kec.mandi angin Kab.Sarolangun akses jalan masyarakat sudah tergolong putus. Masyarakat sangat mengeluhkannya,sedangkan hasil tani dari kebun karet dan kebun sawit mereka harus di jualkeluar. Harga hasil tani mereka jatuh ke bawah karna para tengkulak atau tokememotong hasil tani mereka untuk amprah langsir atau upah melangsir sampai kejalan yang bisa di lalui mobil. Saat di lokasi wartawan sumawa sempat berbincan-bincang ke salah satu warga (Pak Rambe) yang merupakan tokoh masyarakat Jernang Baru. Ia mengatakan jalan ini merupakan nadi masyarakat,apabila jalan putus dan tidak bisa di lalui maka masyarakat sangat menderita,kalau hari hujan jangankan mobil pejalan kaki saja tidak sanggup melaluinya. Cobakita bayangkan apabila ada masyarakat kita yang sakit dan perlu di rujuk ke luar,apa yang terjadi pak (nada kesal). Sekarang ini kami ibarat katak dalam tempurung yang tidak bisa kemana-mana, kami kadang cemburu melihat sebagian desa yang ada di kecamatan ini sampai jalan desanya di aspal. Kemana paraanggota dewan yang telah duduk di kursi parlemen itu, saat pencalekannya janjinya seperti janji malaikan yang turun ke jernang. Kami masyarakat jernangbaru ini juga manusia bukan tunggul-tunggul ungkapnya.Berdasarkan pantauan memang jalanini merupakan perbatasan antara kabupaten sarolangun dengan kabupaten batanghari, situasinya jalan sangat rusak parah, tanjaan dan tanahnya latrik sangatlicin. Sekarang masyarakat hanya pasrah dan mencoba untuk membenahi jalandengan swadaya masyarakat dan semampu masyarakat. Nal