BANTAH ,TARIKAN UANG MAKAN TERHADAP TAHANAN

664
BERBAGI

Surabaya,sumawa.com
Beredarnya kabar burung tentang pungutan liar di tahanan Polres Tanjung perak surabaya ,terhadap tahanan yang belum di pindahkan ke Rutan Medaeng ,selama ini kabar burung yang memintai tahanan sebesar Rp 500,’ ribu .Tampaknya tidak di benarkan .
Menurut Humas Polres Tanjung Perak Surabaya yaitu AKP Lily Djafar mengatakan”kabar burung itu tidak benar dan bohong bahkan tidak sesuai apa yang terjadi di tahanan Polres Tanjung Perak Surabaya.
Menurut Lily ,yang kita utamakan adalah kesehjateraan tahanan ,bahkan para tahanan menjadi prioritas utama bagi para anggota kepolisian Polres Tanjung Perak,bagi para tahanan atau napi ,walaupun kita tidak bisa mencukupi Empat sehat Lima Sempurnah,yang penting dapat makan dan ikan apa adanya.
Apalagi dana dari pemerintah khususnya KPPN ,untuk tahanan tidak cukup untuk jatah makan bagi para tahanan,apalgi jatah makanan terhadap tahanan makan 3 kali dalam sehari.Per orang napi hanya jatah 15 ribu dan dalam jumlah uang sebesar itu harus di belihkan nasi untuk makan 3 kali sehari .
Padahal anggaran yang dari KPPN hanya untuk 30 orang tahanan dalam tiap bulan.dengan pagu yang di nilai kurang cukup,sedangkan kekurangannya kita ambilkan dari para anggota Polres Tanjung Perak melakukan sedikit siasat kita buat semacam iuran kemanusiaan ,atau dana Komando.
Padahal ,dengan pagu yang hanya di batasi 30 orang tiap bulan tidak cukup .padahal tahanan kami berjumlah 81 orang,yah itu tadi kita siasati dengan iuran kemanusiaan atau dana komando.tutur Lily kepada wartawan di ruangannya.
Bahkan kita peranah mengajuhkan untuk tambahan keuangan yang kurang cukup,namun dari pusat sampai sekarang ini pengajuan kita belum ada penambahan ,tetap aja .Bahkan saya menegaskan kepada para anggotanya untuk tidak melakukan praktik pungutan liar bagi para tahanan,kalau memang ada anggota kami melakukan pungli ,kami akan tindak tegas sesuai prosedur ,ujar Lily kepada wartawan .(rhy)