Habis gelap terbitlah terang, wanita wanita tangguh

937
BERBAGI

Surabaya,Sumawa.com
Tanggal 21 april 2015 merupakan hari peringatan lahirnya ibu kartini, Kartini. Merupahkan Sosok wanita yang tangguh dan pejuang pendidikan bagi kaum wanita, pembangkit emansipasi wanita yang lahir pada zaman penjajahan tersebut sangat mengispirasi setiap wanita Indonesia untuk meneladani sikap dan kegigihannya.
Bukan berarti wanita hanya di dapur saja dan derajat wanita harus di bawah derajat kaum laki laki.namun jamansekarangsemakinmaju teknologi dan pendidikan derajat wanita danlaki laki sama,Salah satunya Istansi Kejaksaan Negeri TanjungPerak sebanyak 40 Srikandi baik jasa dan pegawainya sejumlah 40 orang turun ke jalan untuk membagikan ratusan bunga kepada para wanita yang sedang ada ditempat titik pusat keramaian seputaran kota pahlawan. Kegiatan bagi-bagi bunga ini dilangsungkan demi tujuan mengutarakan peran jaksa wanita yang sangat penting dalam upaya penegakan hukum di sistem peradilan negara Indonesia.

Dari Empat titik lokasi tersebut diantaranya Jembatan Merah, perempatan BG Junction, Pasar Turi Surabaya serta di perempatan Tugu Pahlawan Surabaya. Menurut Bambang Permadi, kepala kejaksaan negeri Tanjung Perak menyampaikan kegiatan bagi-bagi bunga ini dilaksanakan oleh seluruh total wanita 40 pegawai di Kejari Perak. Dari mulai jaksa, pegawai honorer hingga pegawai tata usaha.

Bahkan Bambang menyampaikan ,tujuan kegiatan ini dilakukan dalam rangka selain untuk memperingati hari Kartini juga digiatkan dalam upaya mengoptimalkan peran jaksa wanita dalam proses penegakan hukum. Kesan jaksa yang terkadang kurang familiar dapat cair dengan agenda bagi-bagi bunga ini.
“Temanya itu lebih kepada peran jaksa wanita demi penegakan hukum,” kata Bambang Permadi, kepala Kejaksaan Negeri Perak.
Beda dengan pendapat Rotua Puji Astuti, salah satu jaksa di tanjungperak mengatakan saat ini emansipasi harus dijunjung tinggi namun penegakan hukum tak boleh diabaikan oleh siapapun, baik itu oleh wanita maupun kaum laki-laki.
“Wanita-wanita tangguh dan kreatif tidak kalah dengan laki-laki, emansipasi wanita,” hanisgelap terbitlah terang ,sorak Rotua Puji Astuti, jaksa Kejari Perak.

Selain mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat yang ada. Kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari pihak penegak hukum lainnya, diantaranya dari pihak kepolisian yang sedang bertugas. Wujud saling menghargai dan melengkapi dalam proses penegakan hukum ditunjukkan dengan bergantian pihak kepolisian yang memberikan setangkai bunga kepada pihak jaksa perempuan. (rhy)