Sumur minyak ilegal makin menjamur

909
BERBAGI

Bojonegoro-Jawa Timur
Sumur minyak ilegal makin menjamur di Blok Cepu. Hal ini membuat PT Pertamina EP mengambil tindakan tegas memutus kerjasama dengan 2 Koperasi Unit Desa (KUD) yang tidak mengikuti aturan yang ditentukan.

Legal and Relations PEP Asset IV Field Cepu, Sigit Dwi Aryono mengungkapkan, jumlah sumur tua yang tertera dalam perjanjiaan dengan KUD hanya sebanyak 255 sumur. Sedangkan data di lapangan justru menunjukkan jumlah sumur tua berkembang menjadi 550. Artinya ada 295 sumur baru atau ilegal di luar titik yang dikerjasamakan.

“Akibatnya dari produksi penambangan rakyat yang ditentukan sebanyak 1.600 barel per hari, melampaui target dan dijual ke penadah sebanyak 300-500 barel per hari,” ungkap Sigit dalam keterangannya, Kamis (21/5/2015).

Maraknya pengusaha yang melakukan usaha penambangan ilegal di wilayah sumur tua di Kabupaten Bojonegor, Jawa Timur, dan menjual keluar minyak, membuat negara dirugikan cukup besar. Tidak tanggung-tanggung, nilainya diperkirakan pada tahun 2013-2014 telah mencapai US$ 10.950.000.

“Makanya enam bulan terakhir ini Pertamina EP gencar melakukan sosialisasi agar KUD yang mengelola sumur tua mentaati segala ketentuan, antara lain tidak melakukan ilegal drilling dan menyetor hasil pengelolaan sumur tua pada Pertamina,” katanya.

Namun, karena tidak mentaati aturuan, Pertamina EP memutus perjanjian dengan dua KUD yakni KUD Sumber Pangan dan KUD Usaha Jaya Bersama.

“Kami juga berharap seluruh pemangku kepentingan mendukung keputusan ini,” katanya.(Sumber : Detik)