Selama Tahun 2015 – KPK tangkap 3 Pasangan Suami Istri

802
BERBAGI

Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan tiga pasangan suami istri sepanjang tahun 2015. Pasutri-pasutri ini kompak menyandang status tersangka dugaan kasus penyuapan.

Terbaru, penyidik KPK menahan Bupati Musi Banyuasin, Sumsel, Pahri Azhari dan istrinya Lucianty. Keduanya menjadi tersangka utama kasus suap agar pembahasan RAPBD Kabupaten Musi Banyuasin lancar.

Pada bulan Agustus, Gubernur Sumatera Utara non aktif Gatot Pujo Nugroho dan istri mudanya Evy Susanti resmi ditahan KPK. Gatot dan Evy tersangka kasus suap hakim PTUN Medan. Pasutri ini segera maju ke meja hijau karena penyidikan telah selesai. Mereka mengaku siap menjalani proses persidangan.

Terakhir pada bulan Juli, Bupati Empat Lawang, Sumatera Selatan, Budi Antoni Aljufri dan istri Suzanna sebagai tersangka kasus penyuapan terhadap Akil Mochtar sebesar Rp 10 miliar.

Berikut kisah penahanan 3 pasutri itu:
KPK menahan Bupati Musi Banyuasin, Sumsel, Pahri Azhari dan istrinya Lucianty. Keduanya ditahan di Rutan Polda Metro Jaya.

Lucianty keluar gedung KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, sekitar pukul 16.10 WIB, Jumat (18/12/2015). Tiga menit berselang giliran Pahri yang keluar gedung KPK dengan rompi warna oranye. Keduanya kompak tak berkomentar kepada pewarta.

Pahri dan Luci merupakan tersangka kasus dugaan suap pembahasan APBD Kabupaten Musi Banyuasin. Mangkir di jadwal panggilan 15 Desember 2015 lalu, keduanya berhasil lolos dari jerat tahanan.

Dalam kasus ini, Pahri dan istrinya merupakan tersangka utama. Keduanya adalah pihak penyuap. Uang diberikan agar pembahasan RAPBD Kabupaten Musi Banyuasin lancar. Namun uang suap yang dibagikan ke anggota DPRD ternyata berasal dari urunan para kepala dinas. Sebagai bupati, Pahri meminta beberapa kepala dinas untuk mengumpulkan uang yang nantinya akan diberikan kepada para anggota DPRD.

Gatot Pujo Nugroho dan Evy Susanti ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus suap hakim PTUN Medan. Keduanya resmi ditahan KPK pada Senin 3 Agustus 2015 lalu.

Kebersamaan Gatot dan Evy kini dipisahkan oleh jeruji besi. Gatot ditahan Rutan Cipinang. Sedangkan Evy yang mengenakan kerudung berwarna hijau dan rompi oranye ditahan di Rutan KPK.

Gatot dan istrinya segera disidang di pengadilan Tipikor Jakarta paling lambat akan digelar pada pertengahan Desember 2015 itu. “Sidangnya di sini. Ya kami siap jalani lah,” kata Gatot.

KPK menahan Bupati Empat Lawang, Sumatera Selatan, Budi Antoni Aljufri dan istri Suzanna.

Pasutri ini menjadi tersangka kasus penyuapan terhadap Akil Mochtar senilai Rp 10 miliar untuk pengurusan sengketa Pilkada. Kedunya ditahan setelah selesai menjalani pemeriksaan di KPK, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Senin (6/7/2015) sekitar pukul 19.30 WIB.

Saat keluar, Budi Antoni dan istri mengenakan rompi tahanan warna oranye. Budi Antoni akan ditahan di Rutan Guntur. Sedangkan sang istri, Suzanna akan ditahan di Rutan KPK.

Tak ada komentar sedikitpun dari Budi Antoni dan Suzanna terkait penahanannya. Malah sempat terjadi sedikit insiden, karena sekitar 50an pendukung yang dibawa dari Empat Lawang sempat melakukan keributan.

Insiden antara petugas keamanan dan pendukung Budi Antoni pun tak terhindarkan. Akibat perbuatan onar para pendukung Budi Antoni itu, beberapa peralatan wartawan menjadi korban. “Jadi untuk kepentingan penyidikan, dilakukan upaya penahanan untuk tersangka BAA dan SAA untuk 20 hari ke depan,” kata Kabag Pemberitaan KPK, Priharsa Nugraha. (Sumber : Detik)