Akibat Laka Lantas Personil Polri Meninggal

139
BERBAGI

MEDAN – SUMAWA.COM
Peristiwa Laka Lantas yang terjadi Kamis (10/8/2017) kamaren di Jalan Lintas Umum (Jalinsum) – Sipirok desa Lobu Pining KM 31 – 32 Kec. Pahae Julu Kab. Tapanuli Utara, mengakibatkan dua orang oknum Polisi meningga Dunia.
.
Peristiwa berawal sekira pukul 11.30 Wib mobil bus ALS nomor 170 BK 7130 LD yang membawa tujuan Sipirok – Tarutung yang dikemudian oleh Hamdan Nasution saat melewati (Jalinsum) – Sipirok mobil ALS tersebut tergelincir akibat lumpur dari korekan pelebaran jalan tersebut kearah kanan jalan menuju Kota Tarutung sehingga tidak dapat lagi dikendalikan oleh Supir ALS tersebut dan menabrak satu personel Polres Taput an.

Brigadir David Marpaung,BA SIE Propam (Meninggal Dunia) yang sedang melakukan pengaturan Lalu Lintas dan Safarudin, 36 (Meninggal Dunia) sedangkan korban yang luka-luka Parmohonan Harahap, 57 thn Medan, Sukdin, 40, Simangambat, Marganda Lumban Gaol, 40, Dolok Sanggul. Tersebarnya berita di media bahwa ada bus ALS yang membawa rombingan Haji Kab. Madina yang mengalami kecekalaan lalu lintas tidak benar.

Menurut keterangan Kapolres Taput AKBP DR. Jonius TP. Hutabarat,SSI,MSi didampingi Kasat Lantas AKP LS Gultom dan Kasubbag Humas Aiptu Walpon Baringbing, setelah dilakukan penyelidikan ternyata awak bus ALS 170 nomor Polisi BK 7130 LD terbongkar melakukan modus penipuan dengan cara mengambil kertas tulisan Bus 2 rombongan Haji dari bus ALS lainnya yang mengangkut rombongan Calon Haji dari Kabupaten Madina karena pada waktu itu situasi agak panik dimana kita sedang mengevakuasi seluruh jamaah haji Kabupaten Madina yang terjebak macet karena jalan licin dimana kendaraan satu-satu lewat, karena ingin duluan lewat bus ALS yang mengambil tulisan bus 2 dari bus rombongan jemaah haji Madina agar mereka bisa cepat melintas karena situasi jalan macet akibat tanah disisi jalan longsor dan sangat licin. Pemeriksaan atas Supir 2 Bus ALS nomor 170 BK 7130 LD an.

Riswan Nasution, warga Medan saat diperiksa di Unit Laka Polres Taput mengatakan bahwa mereka tidak membawa rombongan Haji, mereka hanya membawa 13 orang penumpang umum, yang berangkat dari Jakarta tujuan Medan dan saat kejadian kecelakaan dia tertidur dibagian belakang didalam bus dan bus waktu itu dikemudian oleh Hamdani Nasution, setelah kejadian langsung melarikan diri. Supir 2 dan 2 kondektur bus ALS yang diperiksa diruang Unit Laka, salah satu dari pengakuan seorang Kondektur Bus ALS Nomor 170 an. Ikhmat Lubis (41, warga Medan tembung) pada waktu beriringan dengan 4 bus rombongan calon haji dari Kab.

Madina di saat kejadian kecelakaan mengambil sebuah kertas yang bertuliskan ” Bus 2″ dari Bus rombongan haji didepannya sekira pukul 23.00 Wib pada hari Rabu tanggal 09 Agustus 2017 dan menempelkannya ke bus mereka agar bus mereka cepat bisa lewat karena antrian panjang. Supir Bus 2 dan 2 Kondektur masih diamankan di unit Laka Polres Taput untuk pemeriksaan lebih lanjut.(silalahi).