Gubernur Panen dan Makan Jagung Bersama Petani

34
BERBAGI

BINJAI – SUMAWA
Bersama ratusan petani dari kelompok tani Mekar Jaya Binjai, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Dr HT Erry Nuradi memanen dan menikmati hasil pertanian milik masyarakat sekaligus menyapa warga petani. Dirinya menekankan pentingnya menglola lahan terlantar untuk menanam tanaman pangan dalam mewujudkan swasembada.

Aksi panen jagung itu dilakukan Gubernur langsung di kawasan pertanian jagung, semangka dan tanaman palawija (pangan) lainnya dengan total luas lahan 650 Ha. Dalam pesannya, Erry mengatakan bahwa peningkatan kesejahteraan masyarakat petani menjadi perhatian pemerintah. Apalagi perintah Presiden RI untuk bisa mengoptimalkan segala potensi yang ada untuk memakmurkan rakyat.

“Kami hadir di sini secara langsung ingin bersama dan melihat langsung kondisi di lapangan. Karena itu kami berterimakasih kepada petani yang mengelola lahan dengan baik untuk meningkatkan produksi pangan kita di Sumut,” ujar Gubernur di lokasi panen jagung Kecamatan Binjai Selatan, Kota Binjai, Jumat (3/11).

Disebutkan Gubernur, dalam Pasal 33 UUD ’45 disebutkan; bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Karena itu pula dirinya meminta agar seluruh potensi lahan yang terlantar bisa dimanfaatkan. Sebab lahan pertanian sejatinya dipergunakan untuk kemakmuran rakyat.

“Saya juga minta kepada kepala daerah agar bisa membuat Perda supaya tanah yang terlantar itu dimanfaatkan. Yang terpenting kemauan ada, lahan ada. Apalagi ada 4,5 juta hektar lahan kehutanan (se-Indoensia) yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat, khususnya tanaman semusim,” sebutnya sembari mengatakan Menteri Pertanian memberikan tantangan agar Sumut bisa mencapai swasembada, kebutuhan tercukupi dan tidak mengimpor bahkan bisa mengeskpor.

Diakuinya kebutuhan akan jagung di Sumut masih cukup tinggi, mengingat selain makanan, juga diperuntukkan bagi kebutuhan peternakan. Karena itu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut akan mengalokasikan bantuan berupa bibit tanaman pertanian pangan seperti jagung. Sebelumnya, akan dilakukan terlebih dahulu pemetaan terhadap lahan produktif yang perlu diberikan bantuan pertanian.

“Kita juga mendorong reformasi agrarian di kabupaten/kota agar petani bisa menjadi tuan di rumahnya sendiri. Jadi kita berharap lahan ini bisa lebih luas lagi. Makanya tanah yang tidak dimanfaatkan harus kita kelola,” katanya.

Sementara Ketua Kelompok Tani Mekar Jaya Zeni menyampaikan terimakasih kepada Gubenrur yang telah hadir langsung melihat petani dan kondisi pertanian milik masyarakat. Dirinya berharap perhatian pemerintah daerah kepada para petani yang mengelola lahan terlantar untuk menambah tingkat produksi petani menuju swasembada pangan. Begitu juga untuk pelepasan lahan oleh Negara kepada masyarakat, mereka memohon hal tersebut dapat dipertimbangkan.

Dalam blusukan tersebut, Erry pun menikmati hidangan hasil pertanian warga yakni jagung dan kacang rerbus di atas tikar sederhana bersama ratusan warga yang antusias menyambut kedatangan Sumut 1 ke lokasi pertanian yang mereka kelola. Erry pun terlihat membaur menikmati makanan, duduk bersama petani.

Hadir mendampingi Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Azhar Harahap, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Dahler Lubis dan Kepala Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Tata Ruang Lukmanul Hakim, SKPD Pemkot Binjai serta sejumlah aktivis petani. (Silalahi)