Ngaku Dokter Pria Hidung Belang Bawa Kabur Gadis Orang

33
BERBAGI

Ngaku Dokter Pria Hidung Belang Bawa Kabur Gadis Orang

Medan – Sumawa
Buat masyarakat agar berhati-hati bila memiliki anak gadis, pengawasan melekat dari orang tua sangatlah di butuhkan, hilangnya anak gadis acap kali terjadi karena kelalaian orang tua dan keluarga untuk melakukan pememantauan terhadap pergaulan si anak sehingga membuat pria hidung belang yang bergentayangan di sekitar kita dengan leluasa mendapatkan mangsanya.

Hal tersebut di alami Eva Zuita Habeahan (22) warga yang tinggal di Sipea-pea Kabupaten Tapanuli Tengah harus rela kehilangan perawannya serta harta bendanya akibat ke piawaian sang predator dengan janji manis, tipu muslihat serta bujuk rayunya yang mengaku sebagai dokter mampu melumpuhkan mangsanya dengan mudah.

Hilangnya Eva Zuita Habeahaan anak pertama dari lima bersaudara ini telah tertuang di Laporan Polisi dengan Nomor: LP/106/1/2018/SPKT “II” tertanggal 26 Januari 2018.

Berdasarkan keterangan Hotdiani (47) ibu korban pada wartawan mengatakan bahwa anaknya hilang sejak putus kontak sejak selasa (26/12/2017) pukul 21:00 Wib lalu dan hingga sekarang sudah tiga minggu belum juga di temukan, ucapnya sambil terisak-isak di Central Pelayanan Kemasyarakatan Polda Sumut, Rabu (31/1/2018) di Medan.

Menurut Hotdiani kalau putrinya Eva Zuita baru saja usai di Wisuda dari Yayasan Sari Mutiara Medan pada awal Desember 2017 lalu dengan mengambil jurusan Farmasi, namun belum lagi dia bekerja masalah sudah datang, ucapnya sedih sambil menghapus air mata.

Atas kejadian tersebut Hotdiani yang datang dari Sipea-pea Kabupaten Tapanuli Tengah ini sambil menggendong bayinya mengadu ke Polda Sumatera Utara dengan di dampingi putri ketiganya Ani (19).

Menurut keterangannya Eva Zuita di kabarkan sedang dekat dengan seorang laki-laki yang di duga pacarnya berinisial ES (32) anak seorang Perwira Polisi berpangkat AKP yang tinggal di Asrama SPN Sampali jalan bhayangkara Medan.

Selain kehilangan putrinya, ibu yang beranak lima ini juga mengalami kerugian materi berupa 6 Laptop, Hp merek Samsung, kalung Emas dan sejumlah uang yang di taksir sekitar Rp. 50 juta.

Hotdiani yang aktif bertani ini berharap kepada putrinya Eva Zuita agar segera pulang, segala kerugian dan kesalahan yang di lakukan baik di sengaja atau pun tidak di sengaja sudah ibu maafkan, katanya sambil berlinang air mata, dan buat kepolisian Hotdiani berharap Polda Sumut segera secepatnya dapat menemukan anaknya .(silalahi).