KPU Sumut Menjadi Pemberitaan Yang Menarik

65
BERBAGI

BERASTAGI – SUMAWA

KPU Sumut menjadi pem­beritaan yang menarik sebab KPU Sumut tengah melaksanakan tahapan Pilgubsu yang dalam dua bulan ini akan masuk pada masa puncak yakni masa pemilihan 27 Juni 2018. Seluruh pemberitaan tentang tahapan Pilgubsu 2018 ini sudah menjadi berita seksi dan tranding topik yang menyedot perhatian masyarakat untuk mem­bacanya,”

Hal tersebut di ungkapkan Ketua PWI Sumut H Hermansjah, SE dalam sambutannya saat pembukaan pelaksanaan Media Gathering Pokja Wartawan KPU Sumut ini, Minggu (29/4) kemaren.

Dan Ketua PWI me­nga­takan sangat mengapresiasi pelak­saaan Media gathering yang dilaksa­nakan oleh KPU Sumut dengan Ko­mu­nitas wartawan di KPU Sumut yang tegabung dalam Kelompok Kerja (Pok­ja) Wartawan KPU Sumut.

Kegiatan ini sebut Hermansjah, selain meningkatkan kekompakan antara wartawan dengan jajaran KPU Sumut tentu juga untuk menambah ilmu pengetahuan karena dalam kegiatan ada diskusi yang meng­hadirikan pembicara-pembicara yang akan menyampaikan pengetahuan baru kepada rekan-rekan wartawan yang melakukan peliputan di KPU .

Tentunya dengan pelaksanaan media gathering ini, diharapkan kawan-kawan wartawan bisa lebih me­narik lagi dalam menyajikan pem­beritaan yang didapat dari KPU Sumut agar bisa meningkatkan pembaca di media masing-masing dan akhirnya bisa menaikan partisipasi pemilih.

“Jadikan media gathering ini untuk meningkatkan kualitas kita sebagai wartawan merupakan penyampai informasi ke tengah-tengah masya­rakat,” ungkapnya.

Acara pembukaan media gathering itu juga ditandai dengan pema­kaian jaket Wartawan Unit KPU Su­mut yang diberikan oleh Ketua KPU Sumut Mulia Banurea di dampingi Ketua PWI Sumut H Hermansjah, SE kepada Syaifuddin Otty Batubara wartawan dari online dan Zulfiana wartawati mingguan.

Dalam kegiatan media gathering ini selain, menampilkan sejumlah pem­bicara para komisioner KPU Su­mut juga menghadirkan Ketua PWI Ca­bang Sumut H Hermansjah, SE dan Ketua Aliansi Jurnalistik Indonesia (AJI) Medan Agus Perdana (silalahi).