Sri Muliani : Tahun 2017 Merupakan Tahun Terbaik Pengelolaan APBN

72
BERBAGI

Jakarta – Sumawa
Menteri Keuangan Sri Muliani menyampaikan Pokok-pokok RUU Pertanggung jawaban atas Pelaksanaan APBN Tahun Anggaran 2017 (P2 APBN TA 2017) pada Sidang Paripurna DPR RI di Jakarta. Selasa (3/7/2018).

Dalam pidatonya Sri Muliani menyampaikan bahwa tahun 2017, merupakan tahun terbaik pengelolaan APBN, karena beberapa capaian yakni : (1). Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 70,81, (2). terbaik dalam 4 tahun terakhir, (3).

Tingkat pengangguran terbuka 5,13 persen terendah dalam 3 tahun terakhir, (4). Jumlah penduduk miskin 26,58 juta jiwa terendah sejak 2014, (5). Rasio gini 0,391 terendah sejak 2014, (6). Indonesia sebagai top 10 reformer (10 negara terbaik di dunia) dalam melakukan reformasi “Ease of Doing Business” selama 15 tahun terakhir, (7). Predikat “investment grade” dari lima lembaga rating dunia (S&P, Fitch, Moody’s, JCR, dan R&I),

(8). Capaian pertumbuhan ekonomi sebesar 5,07 persen dan Produk Domestik Bruto Rp13.588,8 triliun yg lebih baik dari tahun 2016, (9). Inflasi 3,61 persen, rata2 nilai tukar rupiah Rp13.384 per dolar AS, dan rata-rata suku bunga SPN 3 bulan 5,0 persen yang lebih baik dari target APBN-P, (11). Realisasi penerimaan pajak tahun 2017 sebesar Rp1.343,5 triliun adalah yang terbaik dalam 3 tahun terakhir, (12).

Defisit APBN 2,51 persen yg lebih rendah dari target APBN-P 2,92 persen. (13). Defisit Laporan Operasional Rp112,9 triliun, terkecil dalam 3 tahun terakhir, Hasil revaluasi aset pemerintah tahun 2017 sebesar Rp 1.874,3 triliun, (14).

Jumlah Kementerian/Lembaga (K/L) yang mendapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yaitu 79 KL yang merupakan terbaik sejak 2004 dan Jumlah KL yg mendapat Opini Disclaimer hanya 2 KL, terbaik sejak tahun 2004.

Semua capaian tersebut, sebagai pertanggungjawaban APBN 2017 dalam Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) tahun 2017, dinilai positif oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan kembali mendapat opini terbaik berupa Opini WTP.

Opini WTP pertama kali diraih dalam LKPP tahun 2016 pada tahun lalu. WTP tersebut merupakan yang pertama kalinya sejak tahun 2004.

Hal ini berarti, tahun 2017 merupakan tahun terbaik dalam sejarah pengelolaan keuangan negara, karena dengan sejumlah capaian di atas, Pemerintah kembali berhasil mempertahankan Opini WTP atas LKPP. (Ss).