Dalam Melakukan Penembakan Polri Punya Protap

27
BERBAGI

Medan – Sumawa
Dalam melakukan tindakan Penembakan di tempat dapat dilakukan bila kondisi keselamatan petugas dan orang lain dalam keadaan terancam. Dan peraturan tersebut tertuang pada Peraturan Kapolri Nomor 8 tahun 2009.

Namun sangat di sayangkan Penembakan yang di lakukan Personil Polsek Medan Timur terhadap Wanda Gunawan Pasaribu (32) beberapa waktu lalu telah menuai kecaman dari masyarakat, karena di nilai tidak sesuai prosedur.

Hal tersebut di yakini OTTI Batu Bara selaku mertua korban usai melaporkan kasus tersebut ke bagian Kontras, selasa (10/7/2018) di Medan.

Wanda Gunawan Pasaribu (32) warga yang tinggal di Jalan Sutomo Gang Yahya no 7, Medan, dituding telah melakukan pencurian berupa handphone pada, Senin (9/7/2018) lalu.

Yang kemudian Korban di jemput oleh 4 orang personil Polsek Medan Timur ketika hendak pulang bekerja dari bengkel.

Berdasarkan penuturan korban melalui mertuanya OTTI Batu Bara kepada wartawan mengatakan bahwa korban dipaksa mengaku,  dibawa naik mobil lalu matanya dilakban dan dibawa keliling – keliling lalu ke dua kakinya ditembak,” ungkap OTTI.

OTTI Batu Bara yang juga seorang Jurnalis ini sangat menyesalkan atas pernyataan Kapolsek Medan Timur Kompol Wilson Pasaribu yang mengatakan “Dari wajahnya saja sudah bisa menilai dia residivis” katanya.

Dan OTTI juga memaparkan adanya sejumlah  kejanggalan atas penangkapan Wanda Gunawan yang di lakukan oleh Polsek Medan Timur, yakni :

1. Sepeda motor korban saat melakukan pencurian dengan menggunakan kereta bebek, sedangkan Wanda tidak memiliki sepeda motor bebek.

2.Dinyatakan dua tersangka pelaku pencurian tetapi hanya Wanda disebutkan, sedangkan tersangka satu lagi tidak ada disebutkan statusnya, sementara Apriliadi yang di duga penadah belum juga di tetapkan tersangka.

3. Korban yang mengaku kehilangan 1 unit HP merk Asus , 1 unit HP Lenovo , dan 2 unit HP merk Blackberry, sementara Kapolsek Medan Timur Kompol Wilson Pasaribu dalam keterangannya mengatakan hanya menemukan 1 unit Hp merk Oppo, “disinilah bukti kejanggalan itu yang kami temukan, tidak sesuai dengan Laporan Polisi” jelasnya.

Terkait hal tersebut, OTTI Batu Bara bersama keluarga dalam waktu dekat akan ini mempraperadilkan Polsek Medan Timur atas Penangkapan dan Penembakan Wanda Gunawan, katanya.(Ss).