Beranda Politik

Hukum Itu Berbasis Kemanusiaan, Selain Keadilan Dan Kepastian Hukum

96

Simalungun – Sumawa
Ketua DPP APISU (Asosiasi Pers Independen Sumatera Utara) SM. Sihaloho mengecam kriminalisasi terhadap Pers, karena Pers adalah pekerjaan Profesi “Apa pun caranya Pers tidak akan bisa di Bungkam” karena Pers bekerja berdasarkan Undang – Undang dan di Lindungi oleh UU Pers Nomor 40 tahun 1999.

Peristiwa yang di alami Mara Salem Harahap alias Marsal Harahap yang saat ini ditahan di LP kelas II A Pematang Siantar yang di duga akibat memberitakan kasus Korupsi RSUD Perdagangan sebesar Rp 9,1 Miliar sangat tidak etis dan bertentangan dengan Kebebasan Pers yang di Jamin oleh Undang – Undang.

Ketua APISU dalam hal ini menilai bahwa para penegak Hukum belum memahami sepenuhnya arti kebebasan Pers, dimana “Hukum itu Berbasis Kemanusiaan, selain Keadilan dan Kepastian Hukum” jadi tidak serta merta pelanggaran Hukum itu harus di Hukum dan Penjara bukanlah Solusi, ucapnya.

Hal tersebut di sampaikan Ketua DPP APISU SM. Sihaloho ketika di mintai tanggabannya terkait kasus penahanan Marshal Harahap di Lembaga Pemasyarakatan kelas IIA Pematang Siantar, rabu (18/7/2018) di Medan.

Dalam fakta persidangan terungkap Majelis Hakim PN Simalungun menanyakan tentang kesehatan terdakwa, dan terdakwa mengatakan sedang sakit dan kemudian Majelis Hakim PN Simalungun pun menunda persidangan hingga Senin depan (23/07/2018), dalam menegakan Hukum bukan dengan melanggar Hukum, pertimbangan Hak Azasi Manusia juga perlu harus di pikirkan, jelas SM. Sihaloho.

Ketua APISU SM. Sihaloho kembali mengingatkan kepada aparat penegak Hukum bahwa Hukum itu berbasis kemanusiaan, selain keadilan dan kepastian hukum, ucapnya.(Ss).