Beranda Peristiwa Kriminal

Pelaku Begal Di Hadiahi Timah Panas

17

PATUMBAK – SUMAWA
Tim Anti Begal Polsek Patumbak meringkus pelaku Begal dan di hadiahi timah panas di kedua kakinya karena mencoba melawan petugas dengan sebilah pisau.

Hendra Siagian alias Hendra (35) warga Jalan Pertahanan Gang Siram Dusun V Desa Patumbak Kampung, Kecamatan Patumbak di ringkus atas laporan sejumlah supir yang melintas dan telah meresahkan masyarakat sekitar.

Atas perbuatannya dan melawan petugas ketika hendak di tangkap akhirnya Tim unit Reskrim Polsek Patumbak melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menghadiahi timah panas di kedua kakinya.

Adapun perbuatan pelaku sering melakukan pemerasan terhadap sejumlah supir yang melintas di Jalan Patumbak, Kecamatan Patumbak dengan meminta sejumlah kepada supir sambil menodongkan pisau belati yang telah di persiapkan.

Berdasarkan laporan korban Ardiansyah Kurniawan (33) warga Jalan K. Satria, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal saat itu sedang melintas di Jalan Patumbak dengan mengendarai mobil box L300 BK 8113 DU pada Jumat (19/10/2018) silam.

Namun tiba-tiba laju mobil box yang dikendarai sales PT. Subur Jaya tersebut di stop oleh tersangka Hendra Siagian kemudian tersangka menumpangi mobil box tersebut, kemudikan di tengah perjalanan pelaku bertanya kepada korban “kalian dari mana, sudah pernah mendapat kwitansi anti begal,” kata tersangka sambil menunjukkan kwitansi yang berstempel anti begal kepada korban. Kemudian korban menjawab “tidak ada bang, ” jawab korban.

Selanjutnya tersangka meminta uang Rp.300 ribu kepada korban, lantaran ngotot dan dibawah todongan senjata tajam akhirnya korban menyerahkan uang sebesar Rp.300 ribu dan menyerahkannya kepada pelaku.

Dalam pemaparannya Kapolsek Patumbak AKP Ginanjar Fitriadi di dampingi Kanit Reskrim IPTU Budiman Simanjuntak mengungkapkan bahwa “Uang itu diserahkam korban kepada tersangka pada saat berada di Jalan Patumbak tepatnya di depan SPBU, ” katanya, Sabtu (3/11/2018).

Kemudian atas kejadian tersebut korban membuat laporan pengaduan ke Mapolsek Patumbak dengan Laporan Polisi Laporan Polisi Nomor : LP / 613 / X / 2018 / SU / POLRESTABES MEDAN / SEK PATUMBAK, tanggal 19 Oktober 2018.

Pelaku dalam melakukan aksinya sudah berlangsung selama 15 kali, Karena merasa ketagihan, tersangka terus melakukan aksinya kepada setiap sopir pengangkut barang yang melintas di kawasan Jalan Patumbak.

“Perbuatan tersangka sudah sangat meresahkan para sopir pengangkutan yang melintas di Jalan Patumbak, modus tersangka berpura-pura sebagai petugas Anti Begal dan meminta uang kepada para sopir pengangkutan. Kalau korban tidak memberikan uang yang diminta tersangka maka tersangka akan menodongkan senjata tajam kepada korbannya, ” terang Ginanjar.

Ginanjar menjelaskan, tersangka diringkus pada Selasa (30/10/2018) di kawasan Jalan Patumbak. Pada saat ditangkap tersangka melakukan perlawanan hingga akhirnya Unit Reskrim Polsek Patumbak melakukan tindakan tegas dan terukur. “kita melupuhkan tersangka dengan cara menembak kedua kakinya lantaran melakukan perlawanan ketika hendak ditangkap anggota kita, ” jelasnya.

Menurut tersangka dia baru melakukan aksinya selama satu bulan,”saya baru beraksi sebanyak 15 kali selama sebulan ini, ” kata ayah dua anak ini.

Pelaku dalam melakukan aksinya selalu beraksi sendirian dan berhasil meraup keuntungan sebesar Rp. 3 juta dan hasil kejahatannya di gunakan , untuk makan sehari-hari dan sisanya untuk poya-poya, ” ucapnya.

Selain mengamankan tersangka, Polsek Patumbak juga turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa 1 blok kwitansi yang sudah di stempel “Anti Begal”, 1 bilah pisau, uang tunai Rp.22 ribu dan satu lembar kwitansi yang telah tertulis nama korban yang telah membayar.

Atas perbuatannya tersangka dikenakan Pasal 368 Ayat 1 Dari KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara tujuh tahun. (Ss).