Beranda Peristiwa

Wibawa PN Medan Rontok Setelah KPK Menangkap 4 Hakim Di Medan

90

Medan – Sumawa
Kewibawaan Pengadilan Negeri Medan kini menjadi tamparan serius di dunia Peradilan setelah KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) pagi tadi selasa (28/8/2018) sekira pukul 10:00 Wib melakukan OTT (Operasi Tangkap Tangan) terhadap 4 Hakim di Pengadilan Negeri di Medan terkait kasus suap Tindak Pidana Korupsi.

Hal tersebut membuat wibawa dunia peradilan di Medan rontok dan menjadi sorotan publik serta menimbulkan berbagai persepsi miring di tengah masyarakat.

Ketua Pengadilan Negeri Medan Marsudin Nainggolan SH dan Wakilnya Wahyu Prasetyo Wibowo SH serta dua Hakim Sontan Merauke Sinaga SH dan Mery Purba SH, Anggota AdHoc Tipikor, di tangkap dalam perkara suap Tindak Pidana Korupsi dengan tersangka Tamin Sukardi.

Di samping menangkap empat Hakim KPK juga menangkap dua Panitera Pengadilan Negeri Medan, yakni Oloan Sirait dan Elfandi dan di tambah dua orang yang di duga sebagai pemberi suap dan kini para pelaku masih diperiksa intensif oleh Tim penyidik KPK diruang Satsus Lantai III Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.

Kasi Penkum Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Sumanggar Siagian pada wartawan mengatakan ada sembilan orang yang kini sedang diperiksa oleh tim penyidik KPK yang berjumlah 10 orang. “, diantaranya 6 dari pengadilan, satu terdakwa yakni pengusaha properti Tamin Sukardi dan dua orang lain,” ucapnya sembari menerangkan bahwa hingga saat ini dua orang yang bersama-sama diperiksa dengan Hakim pengadilan juga dan tidak mengetahui namanya, cetusnya.

Dalam hal ini penyidik KPK telah berkordinasi dengan pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara untuk meminjam tempat guna dilakukan pemeriksaan kepada oknum Hakim dan panitera tersebut serta Tamin Sukardi serta dua orang lainnya.

Sebagaimana diketahui, sebelummya keenam orang yang ini dibawa oleh Tim Penyidik KPK, dari Gedung Pengadilan Negeri Medan sekitar pukul 08.30 Wib. Sempat berhembus kabar kalau keenam dibawa ke Polda Sumatra Utara akan tetapi langsung di bawa ke Kejatisu.

Dimana diketahui sebelumnya, Wahyu Prasetyo Wibowo, Sontan Merauke Sinaga dan Merry Purba Hakim Tipikor Pengadilan Negeri Medan yang memutuskan perkara Tamin Sukardi selama enam tahun penjara denda Rp 500 juta subsidair 1 bulan kurungan dan membayar uang pengganti Rp.132 Milyar, bila tidak dibayar digantikan kurungan selama dua tahun. (Ss).