Beranda Daerah

Pagelaran Malam Seni dan Budaya kabupaten Padang Lawas PRSU ke 48

275
Pagelaran Malam Seni dan Budaya kabupaten Padang Lawas PRSU ke 48

Medan – Sumawa.com

Malam pagelaran seni budaya yang ditampilkan Pemerintah Daerah Kabupaten Padanglawas (Palas) dengan tema Perjalanan, Sabtu (9/3)

Ali Sutan Harahap (TSO) yang baru dilantik sebagai Bupati Kabupaten Padang Lawas (Palas) periode 2019-2024 oleh Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi hadir pada malam pegelaran seni dan budaya kabupaten Padang lawas

 

di atas panggung Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) cukup menghibur para pengunjung yang hadir. Terlihat para penonton antusias menikmati pementasan kesenian dan budaya yang ditampilkan putra-putri daerah Palas tersebut.

?

Bukan hanya warga Palas yang turut meramaikan dan menonton di ajang pagelaran tahunan ini, tapi masyarakat dari berbagai daerah pun terlihat tumpah memadati lokasi arena tersebut.

dimalam iniĀ  berbagai arena pertunjukan pun disuguhkan guna mengisi dan memeriahkan acara PRSU ke 48 yang akan berlangsung hingga 8 April 2019 mendatang.

Salah satu pementasan yang digelar malam ini adalah kesenian tari reog Singa Padanglawas atau biasa disebut Reog Ponorogo.

Reog Ponorogo merupakan tarian asli Indonesia yang kini masih terus dijaga dan dilestarikan. walaupun sebenarnya budaya dan seni ini sering dikaitkan dengan hal-hal yang berbau mistis.

Ketika atraksi pementasan Singa Padanglawas berlangsung sebagai acara yang ditunggu-tunggu, tak henti-hentinya penonton memberikan aplaus dan tepuk tangan termasuk para tamu kehormatan dibarisan depan.

?

Bupati Palas H. Ali Sutan Harahap sangat bangga dengan rangkaian aktivitas seni dan tari yang digelar putra-putri asli warga Palas itu.

Penampilan tari kesenian Singa Padanglawas kata bupati “menunjukkan betapa masyarakat Palas cukup baik sangat menghargai budaya dan seni yang tumbuh di daerah ”

“Pementasan reog Padanglawas malam ini bukan sekadar sebuah eksistensi dan kreasi para warga Palas, tapi malam ini juga menunjukkan dan membuka mata kita bahwa kesenian dan budaya daerah Palas penuh kreativitas, inovatif, dan memiliki nilai karsa yang cukup tinggi,” kata agus.

“Saya sebagai asli orang Ponorogo bangga sekali bahwa di sumatera utara ada pagelaran seni yang mengkaitkan budaya seni jawa khususnya seni reog Ponorogo ” ungkap Agus pelatih reog singa palas

Bupati juga mengatakan, tarian reog Padanglawas yang ditampilkan putra Palas adalah cerminan betapa di daerah Palas itu tidak ada perbedaan atau pengkotak-kotakan dalam hal budaya dan kesenian daerah. Selain itu juga kehadiran Reog Padanglawas di arena PRSU menunjukkan kalau dinamika perkembangan seni dan budaya di Palas cukup signifikan.

Pemerintah kabupaten Palas berharap agar masyarakat yang berasal dari Kabupaten Palas yang ada di perantauan untuk turut serta melestarikan seni budaya, karena mengandung esensi menghormati orang tua, dan santun dalam pergaulan dan bermasyarakat.

Bupati Palas yang akrab dipanggil TSO ini juga berpesan, kiranya pelaksanaan malam pagelaran seni dan budaya ke depannya bisa lebih ditingkatkan demi melestarikan budaya asli daerah Kabupaten Palas.

Termasuk adek-adek kami para pelajar dan mahasiswa yang saat ini sedang menimba ilmu di Medan kiranya dapat memberikan sumbangsih pemikiran untuk kemajuan daerah Palas.

Perlu diketahui, untuk memeriahkan malam pesona seni dan budaya dalam rangka memeriahkan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) yang ke-48, Pemkab Palas tampilkan berbagai kesenian antara lain reog Singa Padanglawas, puisi kidung senja, tari tarian, dan drama klosal . Drama ini mencerminkan betapa estetika dan adat sangat dijunjung tinggi dalam pergaulan sehari hari di tengah-tengah masyarakat (Irw)

.