Beranda Daerah

9 Ornop Dukung Hasyim Jadi Ketua DPRD Medan Masyarakat Medan Mau Lihat, Apakah Etnis Tionghoa Mampu Membuat Terobosan Pembangunan

64
Hasyim SE

Medan-Suamawa.Com

Dikalangan politisi dan pengamat sosial politik Kota Medan sudah sering terdengar berkomentar siapa yang akan menggantikan posisi Henry Jhon sebagai Ketua DPRD Kota Medan. Mengingat dalam beberapa hari lagi akan dilangsungkan pelantikan anggota dewan terpilih hasil pemilu 2019.

Kini giliran 9 organisasi non pemerintah (Ornop) membicarakan dewan yang akan dilantik sekiligus menaruh harapan Hasim SE terpilih jadi Ketua DPRD Medan. Salah satu Ornop tersebut adalah LSM Persatuan Rakyat Penegak NKRI diketuai Asnul Bakri.

Asnul mengatakan, orang Medan saat ini fokus membicarakan tentang wakil mereka yang baru terpilih di legislatif. Karena rakyat berharap ada sesuatu yang beda dalam kepemimpinan periode yang akan datang.

“Sehingga, para wakil rakyat ini hendaknya benar- benar bisa mewakili rakyat yang diwakilinya, jangan hanya sekedar cuap – cuap politik dan janji memperjuangkan aspirasi masyarakat. Tapi berbuatlah sesuatu untuk Medan kita ini,” ucap Asnul kepada wartawan, Kamis (5/9).

Medan ini kata dia adalah kota terbesar ketiga di Indonesia, sehingga para pemimpinnya mesti memiliki visi kedepan dalam pembangunan. Jangan hanya menggantungkan program pembangunan pada eksekutif saja. Tapi wakil rakyat juga harus dapat memberikan usulan program-program pembangunan bagi kemajuan Kota Medan.

“Agar legislatif kuat, pimpinannya hendaknya juga mempunyai kredibilitas dan pengalaman yang cukup dalam berhubungan dengan eksekutif. Kalau boleh berharap secara pribadi saya menginginkan mandat Ketua DPRD Kota Medan yang akan datang diamanahkan kepada Hasyim, SE yang kebetulan caleg terpilih dan menjabat sebagai Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan,” harapnya.

Asnul beralasan, disamping Hasyim sudah berpengalaman luar dan dalam, masyarakat Medan mau lihat juga apakah politisi yang ber-etnis Tionghoa ini mampu membuat terobosan bagi rakyat dan memperjuangkan anggaran pembangunan di Kota Medan.

“Bagaimana caranya, tentulah beliau yang lebih mengerti. Apakah dengan mengundang investor atau mengusulkan kepada wali kota membuat kebijakan-kebijakan yang baru untuk Kota Medan, jadi harapan kita akan terjadi perubahan-perubahan yang signifikan dengan memilih pemimpin-pemimpin baru yang akan melakukan terobosan dalam pembangunan. Sehingga kesejahteraan masyarakat kota Medan akan lebih cepat terealisasi,” tuturnya.

Sebagai perwakilan 9 organisasi non pemerintah (Ornop), Asnul berharap kepada DPP PDI Perjuangan agar tidak ragu -ragu menetapkan saudara Hasyim sebagai Ketua DPRD Medan.Dia menduga ada pihak-pihak yang keberatan bila Hasyim yang diberi amanah oleh DPP PDI Perjuangan. “Yang harus dipikirkan kedepan adalah bagaimana pihak eksekutif dan legislatif dapat bersinerji secara maksimal dalam membangun kota Medan,” ungkapnya.

Adapun Sembilan Ornop yang mendukung Hasyim adalah Persatuan Rakyat Penegak NKRI, Forum Pemuda Peduli Indonesia, Himpunan Pemuda Pendukung Reformasi, Pusat Kajian Pembangunan Nasional, Pusat Kajian Kebijakan Publik, Lembaga Pemantau Aparatur Negara, Barisan Pemuda Pejuang Reformasi, Lembaga Anti Korupsi Indonesia, Wahana Pendidikan Indonesia, Serikat Penduli Buruh Indonesia.

Medan, 5 September 2019 (P.H)