Beranda Daerah

Imbau Masyarakat Tidak Melakukan Fogging Sembarangan Karena Membahayakan Kesehatan

201

Medan (Sumawa)

Warga Medan diimbau jangan sesering mungkin melakukan fogging untuk membasmi nyamuk, karena mengandung racun yang sangat berbahaya bagi kesehatan. Fogging harus berdasarkan adanya kasus demam berdarah dengue (DBD) dan hanya bisa dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes), tidak boleh oleh pihak lain.

Hal itu dikatakan Anggota DPRD Medan Robby Barus SE kepada wartawan, Rabu (6/2). Hal tersebut diungkapkannya menanggapi adanya keluhan warga Kecamatan Medan Barat kepada dia, kenapa pihak dinkes memoging 4 rumah ketika warga melaporkan ada kasus DBD di sebuah kawasan.

“Fogging tidak boleh dilakukan secara meluas, cukup 4 rumah, termasuk rumah yang anggota keluarganya kena DBD,” terang Robby.

Menurut dia, kerapnya berbagai pihak melakukan aksi sosial berupa fogging adalah salah, kecuali ada kerjasama dengan dinskes itupun kalau ada kasus. Apalagi jika tidak ada kasus DBD tapi dilakukan penyemprotan bisa membuat nyamuk aedes aegypti jadi kebal terhadap fogging (racun serangga).

Hal yang terbaik dilakukan masyarakat terang politisi PDI Perjuangan ini adalah dengan membuat lingkungan bersih. Hal itu akan memutus rantai perkembangbiakan nyamuk. Karena proses telur nyamuk menjadi larva (jentik) sampai jadi nyamuk cukup singkat dan jumlahnya sangat banyak.

“Rutinlah kita menjaga kebersihan lingkungan dengan cara menutup dan menimbun benda-benda yang berpotensi menampung/menyimpan air. Karena, di air jernih yang sedikit sajapun, nyamuk bisa berkembang biak. Marilah kita basmi nyamuk DBD lewat kerjasama kita masing-masing dengan cara membuat lingkungan sendiri bersih,” tuturnya. (ss)